Tahapan Pembuatan Sertifikat Tanah

Jangan sampai menyepelekan kepentingan otoritas rumah, sebab kehadirannya penting. Sebab kecuali bisa memberi kejelasan kemampuan hukum di rumah yang dipunyai, kehadiran dokumen itu dapat tentukan nilai jual rumah.

Bicara tentang otoritas rumah, pasti sebaiknya bila bicara tentang sertifikat tanah atau rumah. Nah, buat Kamu yang sekarang ini masih bimbang bagaimanakah cara membuat, di bawah ini ialah Ketentuan Membuat Sertifikat Tanah atau rumah dan Biayanya :

 

Membuat Sertifikat Tanah

Sebelum Kamu membuat sertifikat tanah, Kamu dianjurkan untuk mempersiapkan beberapa kelengkapan data layaknya :

  • Foto copy KTP pemohon
  • Foto copy Kartu Keluarga pemohon
  • Bawa bukti pencapaian tanah
  • Foto copy bukti pembayaran PBB tahun paling akhir
  • Foto copy NPWP
  • Pengakuan tanah tidak perselisihan

 

Tingkatan Pengerjaan Sertifikat Tanah

Tiba ke Kantor BPN wilayah

Step pertama, kamu tiba ke kantor Tubuh Pertanahan Nasional di tempat area pemohon tinggal. Selanjutnya tiba ke loket service bawa berkas-berkas yang sudah disediakan. Disana kamu tinggal isi formulir pendaftaran pengerjaan sertifikat tanah serta menyerahkan berkas jati diri pemohon. Selanjutnya Kamu ke loket pembayaran untuk bayar ongkos pengukuran serta kontrol tanah.

Proses Pengukuran

Selanjutnya petugas BPN mampu melakukan proses pengukuran tanah, dengan proses ini pemohon harus ada untuk mengikuti. Selanjutnya proses mampu diteruskan dengan penerbitan surat ketetapan kantah lalu diteruskan dengan penerbitan surat keputan kanwil serta penerbitan Surat Ketetapan BPN RI.

Pembayaran Pendaftaran SK Hak

Selanjutnya Kamu diharuskan untuk bayar pendaftaran SK Hak, sesudah bayar selanjutnya Kamu bisa memperoleh sertifikat tanah.

 

Waktu Pengerjaan Sertifikat Tanah

Sebetulnya waktu pengerjaan sertifikat tanah bergantung dari luas tanah serta tipe peruntukan tanah itu, cotohnya layaknya :

38 hari untuk :

Tanah pertanian seluas kurang dari 2 hektar

Tanah non pertanian seluas kurang dari 2.000 meter pesegi

 

57 hari untuk :

Tanah pertanian seluas lebih dari pada 2 hektar

Tanah non pertanian seluas lebih dari pada 2.000 meter persegi sampai 5000 meter persegi.

 

97 hari untuk :

Tanah non pertanian seluas lebih dari pada 5.000 meter persegi

 

Ongkos Pengurusan Sertifikat Tanah/rumah

Untuk ongkos pengurusan sertifikat tanah sebetulnya bergantung dari tempat, peruntukan serta luas tanah, misalnya layaknya ongkos pengurusan tanah seluas 100 mtr. dengan tempat di DKI Jakarta jadi biayanya ialah :

Ongkos pengukuran : Rp 124.000

Ongkos Panitia : Rp 354.000

Ongkos Pendaftaran : Rp 50.000

Keseluruhan Ongkos : Rp 528.000

 

Baca juga : Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah