Efisien Dengan Google+

Dividasi over google +?

2 minggu yang lalu, kami berdiskusi tentang lima blog jejaring sosial yang tidak sama dan keunikannya (kamu bisa membacanya di sini). Hari ini, kita ingin berdiskusi tentang blog jejaring lain, dan namanya google+.

Google+ bukan nama baru di blok itu. Telah sekitar lima tahun lebih sedikit. Dimulai kembali pada tahun 2011 oleh google, google telah menarik 418 juta pengguna aktif per desember.

Meskipun memakai google+ sebagai pengguna atas, mengalahkan terlebih lagi twitter dan instagram, orang masih terbagi. Ada 2 kubu tentang kasus ini. Satu kubu mengklaim bahwa google+ telah mati sedangkan yang lain mendukung google+

Saya di kamp terakhir. Google+ mungkin bukan blog yang sempurna, tetapi saya harus mengakui bahwa ada beberapa fitur yang menjadi saya pingsan. Hari ini, saya ingin mempelajari 3 fitur google+ yang menjadi jejaring sosial lebih efisien.

1. The 3c

Di google+, selain membagikan konten secara publik, kamu bisa memutuskan dengan siapa kamu mau membagikannya. Kamu bisa memutuskan bagi membaginya dengan bundaran teman, komunitas yang telah kamu ikuti atau dalam koleksi yang telah kamu buat.

Bundaran

Ini seperti milis. Kontak kamu ingin disortir ke dalam catatan. Tiap catatan dibuat berdasarkan atensi atau penyebut yang sama.

Masyarakat

Ini seperti kelompok facebook. Di sini kamu mendapatkan kesempatan bagi ketemu dan bergaul dengan orang-orang yang berpikiran sama. Kamu bisa berjejaring dengan orang-orang baru, dan berdiskusi serta berbagi wawasan baru dengan orang-orang yang peduli dengan topik tersebut.

Koleksi

Ini seperti papan pinterest. Itu dibuat dan ditata oleh kamu. Tiap papan berputar di sekitar topik atau tema utama. Kamu bisa memposting konten kamu sendiri, atau kamu bisa membagikan posting di atasnya.

Atur orang-orang yang kamu ikuti ke dalam bundaran, bergabung dengan komunitas, dan buat koleksi. Apa fungsinya? Gimana cara menjadi berbagi menjadi lebih efisien?

Dengan melangsungkannya, kamu menciptakan cara bagi membagikan konten secara individu terhadap sekelompok orang yang diseleksi, yang secara efektif merampingkan audiens konten kamu. Ini menjadi pembagian kamu efisien karena mereka yang memandang konten kamu barangkali besar yakni mereka yang ingin menemukan manfaat paling banyak darinya dan juga ikut serta dengannya.

2. Hangout google

Google hangout yakni obrolan video yang bisa menampung sampai sepuluh peserta. Kamu bisa memutuskan bagi menjadikan hangout individu, atau menjadikannya publik (google hangout siaran).

Bagi apa itu dipakai? Ya, itu bisa dipakai bagi berbagai hal. Ini bisa dipakai bagi menjadi tuan rumah acara talk show, menerapkan presentasi atau, jika kamu berani, mengadakan konferensi.

Tetapi selain semua hal serius ini, google hangout juga bisa dipakai bagi tujuan lain. Mau berhubungan dengan pengikut kamu? Adakan sesi tanya jawab di google hangouts.

Selisih antara sesi tanya jawab atas hangout dan sesi tanya jawab twitter yakni bahwa bagi sesi pertama, audiens kamu bisa memandang kamu. Mampu memandang siapa yang ada di ujung keyboard mungkin nampak sepele, tetapi ada baiknya memperbanyak sentuhan individu yang sering-kali kurang dalam konten bacaan.

Menjadi tidak boleh takut bagi memakai hangouts! Mempunyai gagasan yang ingin menarik audiens? Atur google hangout dan promosikan secara aktif bagi menarik atensi dan audiens!

3. Berbagi ke blog media sosial yang ada

Katakanlah kamu terletak di facebook sekarang dan kamu berkesempatan memandang konten yang kamu pikir ingin disukai teman-teman kamu di google+. Tidak membuang waktu sedetik juga, kamu mengklik tombol bagikan dan mencari atas dan rendah bagi opsi ‘bagikan ke google+’. Setelah itu kamu tersadar, kamu ada di facebook dan facebook tidak menyuguhkan ini!

Ya, jika kamu terletak di google+, cerita ini ingin berakhir begitu tidak sama. Mengapa? Karena di google+, kamu tidak terbatas bagi berbagi dalam google+. Kamu juga diserahkan opsi bagi membagikannya di facebook dan twitter.

Satu-satunya kelemahan yang saya lihat dalam fitur ini yakni diwaktu diklik, pembaca kamu ingin ditunjukan ke pos google+ alih-alih blog situs. Karenanya, saya merasa bahwa jika konten yang mau kamu bagikan yakni tautan, mungkin lebih baik membagikannya langsung di blog jejaring sosial. Tetapi jika kontennya yakni gambar atau infografis, fitur ini ingin membantu dan efisien.

Kunjungi kami di http://www.mesinseo.com/