Otomatisasi Konstruksi: Apa Maksudnya Bagi Masa Depan Industri?

Semasih 200 tahun akhir, manusia sudah mendirikan gedung dengan trik yang sama-sampai sekarang. Teknologi, yang menurut para pandai berkembang dengan kecepatan yang mencengangkan, mengangkut kemungkinan perubahan yang belum akan terjalin sebelumnya pada gimana kita menjadi kota-kota kita & tempat-tempat kita tinggal. Namun, ini mau memerlukan perubahan luas dalam strategi dengan fokus pada pelatihan.

Dalam makalahnya yang bertema otomasi: teknologi milenium baru bagi perusahaan konstruksi, dokter. Jayshkumar pitroda, berpendapat bahwa industri harus merangkul perkembangan baru karena otomatisasi konstruksi mampu membantu mengatasi beberapa sakit kepala utama dalam industri tercantum kasus keamanan.

Ia menunjukkan tindakan otomatisasi dalam pengembangan sistem navigasi perlengkapan baru, serta feature keras yang mampu diprogram bagi mengaplikasikan tugas konstruksi, yang keduanya mampu membantu mengatasi kasus keamanan & tantangan yang lainnya dalam industri konstruksi. Tidak hanya ini, alat digital mau menjadi perencanaan, design, & proses konstruksi aktual membuat lebih efisien & secara totalitas lebih maksimal secara totalitas.

Sebuah laporan studi yang disusun oleh cbinsight pada tahun 2018 mencatat aktifitas awal yang tentu di sektor konstruksi yang menunjuk pada peningkatan teknologi utama bagi pasar real estat. Laporan tersebut mencatat bahwa para pendatang baru ini diharapkan mau menggunakan data luas & pendekatan yang pandai secara digital bagi merancang rumah-yang tentu mau berdampak beberapa kendala. Tenaga bekerja dalam mendirikan pembangun, pemakaian lahan & ketersediaan modal didefinisikan sebagai hambatan-dengan para pandai menyatakan dalam laporan bahwa belum ada penyelesaian nyata bagi krisis perumahan global dalam skala yang lebih luas.

Laporan ini mengutip statment presiden salah satu perusahaan penggagas start-up katerra, trevor schick yang mengatakan bahwa trik orang mendirikan rumah, pada dasarnya, tetap tak berubah semasih hampir 200 tahun. Perasaannya yaitu bahwa dalam kebanyakan permasalahan disaat mendirikan rumah ini diperlakukan sebagai proyek pribadi orang dalam hal design, perencanaan, kutipan & sebagai posisi dari pembangunan ini sendiri. Dengan trik ini, kita belum memang menyadari skala ekonomi yang tersebar luas.

Menurut laporan prefabrikasi cbinsight, standardisasi elemen design & peningkatan skala ekonomi mau memberikan penyelesaian terhadap tingginya cost konstruksi. Ini berarti bahwa sebagian luas bangunan dirancang & dibangun jauh dari posisi bangunan.

Sebagai permulaan teknologi, blokable sudah menciptakan rumah modular yang dilengkapi dengan perlengkapan, kabel, & pipa ledeng & mampu berdiri sendiri ataupun dihubungkan hingga setinggi lima lantai.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam automation in construction penulis thomas bock mengatakan ada banyak indikasi bahwa konstruksi tradisional sudah mencapai batasnya. Ia mengatakan selang inovasi dalam industri konstruksi amat banyak dalam fase inkubasi, banyak kendala yang harus diharapkan karena studi & pengembangan di sektor ini sedang digenjot.

Bock mengatakan dari masa ke masa, keterampilan sistem robot sudah berkembang, membolehkan mereka bagi digunakan di sektor konstruksi & mencatat bahwa ada juga peningkatan dalam teknologi otomatisasi, robot tugas tunggal, robot layanan, & teknologi mikro membuat elemen yang melekat pada bangunan & komponen bangunan.

Wakil presiden konstruksi mekanik di wahanacipta, seorang kontraktor konstruksi nasional mengatakan sudah ada banyak pembicaraan tentang otomatisasi & pekerja robot sejak 2018 dengan inovasi baru yang muncul hampir tiap minggu. Ini tercantum susunan bata robot, drone yang mampu melukis & mengukur & printer 3d menjadi objek bangunan. Ia mengatakan, seorang pembuat batu bata robot sudah dikembangkan yang mampu meletakkan 6000 batu bata sehari ketimbang dengan yang manusia menempatkan 500 & memperbanyak bahwa perkembangan baru menunjukkan peningkatan luas dalam keamanan tempat bekerja.